Desa Muara Adang merupakan salah satu desa pesisir yang terletak di wilayah Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. Secara geografis, Desa Muara Adang berada di kawasan Teluk Adang, sebuah teluk yang sejak dahulu memiliki peran penting sebagai jalur pelayaran, kawasan perikanan, serta tempat bermukimnya masyarakat pesisir. Keberadaan desa ini di muara perairan Teluk Adang menjadi asal mula penamaan “Muara Adang”, yang merujuk pada lokasi desa yang berada di kawasan muara dan berhadapan langsung dengan teluk.
Sejarah terbentuknya Desa Muara Adang berawal sejak sekitar tahun .., pada masa ketika wilayah ini masih berupa perkampungan kecil yang dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan “Kampoeng Baroe”. Perkampungan ini mulai dihuni oleh kelompok masyarakat pesisir yang sebagian besar menggantungkan hidupnya pada hasil laut, seperti menangkap ikan, udang, dan hasil perairan lainnya. Selain itu, posisi Teluk Adang yang relatif terlindung menjadikan wilayah ini sebagai tempat persinggahan perahu-perahu nelayan dan pedagang tradisional.
Dalam perkembangannya, Kampoeng Baroe semakin ramai seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Hubungan sosial antarwarga terjalin kuat melalui adat istiadat, budaya gotong royong, serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Kehidupan masyarakat pada masa awal sangat dipengaruhi oleh kondisi alam pesisir, pasang surut air laut, serta musim angin yang menentukan aktivitas melaut.
Seiring dengan penataan administrasi pemerintahan di wilayah Kabupaten Paser, Kampoeng Baroe kemudian ditetapkan secara resmi menjadi Desa Muara Adang dan masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Long Ikis. Sejak saat itu, Desa Muara Adang mulai mengalami perkembangan dalam sistem pemerintahan desa, pembangunan infrastruktur, serta pelayanan kepada masyarakat. Pembangunan fasilitas umum, seperti jalan desa, sarana ibadah, dan fasilitas pendidikan, dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masyarakat.
Hingga saat ini, Desa Muara Adang tetap mempertahankan karakteristiknya sebagai desa pesisir dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian di sektor perikanan, kelautan, dan usaha-usaha pendukung lainnya. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal masih menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Dengan potensi sumber daya alam pesisir dan semangat pembangunan yang berkelanjutan, Desa Muara Adang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian Wilayah Teluk Adang sebagai warisan bagi generasi mendatang.